7.386 Jiwa Bergantung Pemberian Air Bersih Dari Pemerintah

7.386 Jiwa Bergantung Pemberian Air Bersih Dari Pemerintah – Sampai saat ini kritis air bersih masih menyerang.menimpa 6 desa di Kabupaten Mojokerto. Sejumlah 7.386 jiwa di enam desa bergantung pada pemberian air bersih dari pemerintah.

Enam desa yg tengah dirundung kritis air bersih ialah Desa Kunjorowesi, Manduro Manggunggajah serta Kutogirang di Kecamatan Ngoro, Desa Duyung di Kecamatan Trawas, dan Desa Dawarblandong serta Simongagrok di Kecamatan Dawarblandong.

“Area kritis air bersih tidak ada pergantian, terus seperti awalnya,” kata Kepala Tubuh Penaggulangan Petaka Wilayah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini , Senin (19/8/2019).

Zaini menerangkan, kekeringan yg berlangsung di 6 desa itu akibatkan 7.386 jiwa kesusahan dapatkan air bersih untuk keperluan sesehari. Dengan perincian 1.207 jiwa di Dusun Kandangan serta 400 jiwa di Dusun Kunjorowesi, Desa Kunjorowesi.

Kritis air bersih di Desa Manduro Manggunggajah dihadapi 700 jiwa masyarakat Dusun Buluresik serta 300 jiwa Dusun Manggunggajah. 750 Jiwa di Dusun Gadon, Desa Kutogirang.

Desa Dawarblandong kritis air bersih dihadapi 750 jiwa di Dusun Sekeping serta 700 jiwa di Dusun Dawar. Desa Simongagrok mencakup Dusun Tempuran 375 jiwa, Dusun Ngagrok 825 jiwa, Genceng 420 jiwa serta Dusun Mlati 450 jiwa. Dan di Dusun/Desa Duyung 509 jiwa.

“Pemberian air bersih terus kami salurkan tiap-tiap hari ke enam desa terpengaruh,” jelas Zaini.

Sehari-harinya, kata Zaini, faksinya kirim 11 truk tangki air bersih ke 6 desa yg dirundung kekeringan. Adalah 1 truk untuk Desa Dawarblandong serta Simongagrok, 4 truk tangki untuk Desa Duyung, 4 truk untuk Desa Kunjorowesi, dan semasing 1 truk tangki untuk Desa Kutogirang serta Manduro Manggunggajah.

Sayangnya, Zaini malas berikan keterangan waktu diberikan pertanyaan pemecahan untuk menangani kritis air bersih yg berlangsung sejak mulai Juni 2019. Ia sanggah pemecahan periode panjang jadi pekerjaan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto.

“Pekerjaan kami merupakan perlakuan peka genting,” ujarnya.